dan Shasa

dan Shasa

Saturday, June 23, 2007

Naik Busway

Sebetulnya Daffa udh pernah naik busway, sama Oma & Mama Haji ke Pasar Baru kira2 setahun yg lalu, tapi mungkin dia gak inget, jadi dia tuh merengek2 minta naik busway. Sewaktu minggu lalu Ibu tuh kontrol ke RSB YPK, dan Daffa ikutan, eh.. ini kedua kalinya loh Daffa bertatap muka dgn dokter yg ngabantuin Ibu ngelahirin Daffa. Pertamakalinya ya waktu Daffa lahir. Nah… pas pulang dari RSB, si Def ngeliat deh tuh halte busway, dia minta diturunin di situ, mo lanjut pake busway… Eh dia gak sadar kalo qta udh kesiangan nih pulangnya gara2 mampir beli JCo dulu buat sepupu2nya si Def di Rancho, krn kebetulan ada abang Owi, uda Ruli, kakak Rere dan adek Deranch (yg ini sih gak mungkin minta JCo….:P).

Balik lagi ke cerita busway… Ibu janjiin minggu ini qta jalan2 naik busway. Kebetulan Ibu juga belum pernah tuh nyobain busway, jd biar agak pede, sebelumnya tanya2 dulu gmn caranya naik busway sama temen2 kantor, trus rutenya juga kemana aja. Ibu pilih yg ke Blok M, nyambung dari Dukuh Atas, naiknya dari Pasar Pramuka, nah menuju ke Pasar Pramuka itu qta naik metromini dulu. Sayangnya di atas busway gak boleh makan &minum, padahal Daffa cuman baru sarapan sama bubur ayam & susu doank.

Tnyata naik busway itu enak juga yah, adem & lega… (kebetulan aja Ibu & Daffa naiknya pas gak lagi jam kerja, jadinya kosong). Sepanjang jalan si Def asyik lihat2 ke jalan & absenin mobil yg lewat, dia tuh kelihatan enjoy banged. Ibu tuh kepengen mampir dulu di Pasaraya, jadi Ibu rayu deh si Def supaya mau mampir dgn janji ditraktir makan siang di foodcourt-nya (halah.. si Ibu bisa aja deh!). Qta makan di KFC, foodcourt Pasaraya. Tapi sayangnya qta gak sempat muter2 di Pasaraya soale udh siang banget & Daffa udah keliatan ngantuk, gak tega juga khan. So abis makan qta langsung balik lagi ke terminal, & tnyata perjuangan dari terminal Blok M lebih berat ya, antri & desak2an gituh. Tapi untungnya si Def gak apa2, dan qta dpt duduk di dalam bis. Sampai rumah udh jam stengah dua, dan Def udh kelihatan capek banged, langsung aja Ibu ajak bobo & emang langsung bobo tuh anak, gak pake main2 dulu. Pas bangun Ibu tanyain, mau lagi gak jalan2 naik busway? Eh, Def malah jawab mau, katanya naik busway enak tapi jalannya jauh… (maksudnya jalan menuju ke halte busway yg jauh, jembatan dari halte Dukuh Atas ke halte Sudirman kahn jauh banged tuh…)

Save Your Servic

Once in a lifetime, when I visited my SpoG for six monthly check-up, he offered me to join a seminar about Servic Cancer, which will be presented by him this Saturday. In fact I join it because I feel that I have to attend it since my doctor told me so. Not because I want to know about the cancer.

So I went there on Saturday morning, and the seminar started at 9 am. Actually, my doctor, Nadir Chan, SpoG (usually I called him Wan Adin) presented the seminar nicely. Because since the first time I listened to him, that was the first time I’m afraid of the service cancer. It is very horrible that the cancer is the second disease in the world that caused death, the first one is Breast Cancer. The cancer can be infected trough a sexual relationship or non-sexual relationship such as oral sex, medical tools, or from inheritance. To detect whether we have the cancer or not, first of all we have to do the pap smear test, this test is for all married woman. And nowadays since they already found out the vaccination for services called HPV vaccination, after we do the pap smear test, we can have the vaccination. The vaccination can give to woman from 9 years old, and it is never too late for those oldest women who never have the vaccination to do it.

Well, the seminar is very useful for me. Me myself intend to have the pap smear test oneday. But from what I’ve heard, the cost of HPV vaccination is still very expensive. This seminar was also sponsored by http://www.cegahkankerserviks.org/

Monday, June 11, 2007

Berenang-renang ke tepian

Itu sih memang pepatah kuno, tapi skrg yg ada tuh qta berenang-renang di tepian melulu, soale takut berenang ke tengah, gak bisa berenang sih. Ini cerita weekend kemaren qta ke kolam renang "Atlantis" di Ancol. Sejak minggu lalu Def sudah minta berenang ke Ancol, tapi secara minggu lalu tuh libur panjang 3 hari, awal bulan pula, sdh bisa dibayangkan deh Ancol ramenya kek apa. Jd qta janjiin minggu ini, dgn syarat Def sehat2 aja alias gak kambuh pileknya. Jadi kalau dia mulai macem2 tingkahnya, langsung aja qta kasih ancaman berenang ke Ancol-nya batal, trus langsung deh dgn merajuk tuh anak langsung bilang, “Daffa gak nakal kok, Daffa baek…” hikshikshikshiks… sapa yg tega marahin dia kalu dia lagi merajuk gituh.

Qta berangkatnya sesuai rencana, pagi2, si Def gak usah mandi dulu, gak usah sarapan dulu. Biarpun teteup aja dia protes kenapa Ibu & Bapak mandi, khan qta mau mandi di Ancol. Dubrak! Sepagi2nya qta berangkat, teteup aja msh kesiangan krn qta sampe sananya udah jam 9, udh lumayan panas. Tapi sebelum nyebur, si Def kudu makan dulu, biarpun sebetulnya dia udh gak tahan mo nyebur.

Ini mmg pertamakalinya qta ke kolam renang Atlantis, jd rada binun gitu deh mau kemana dulu. Tapi setelah menguasai arena, qta malahan males pulang, tapi dipaksain juga pulang soale mataharinya udh panas banget dan sdh banyak orang yg berdatangan. Si Def sih paling betah di sana, sampai qta paksa2 keluar. Malahan si Def paling suka diajak melewati seluncurnya, ditemenin sama Bapak sih, pdhal Ibu aja gak berani koq, kalah deh Ibu sama Def. Def sama Bapak meluncur berulang2 sebelum akhirnya dipaksa berhenti.

Yg paling asyik ya pas ada ombak buatannya. Def itu paling takut sama ombak. Dia gak mau berenang di pantai krn takut ombak. Mula2 dia memang takut, dia suruh Ibu spy cepetan keluar dari kolam. Tapi Ibu bilang gak apa koq, Def coba aja dulu di pinggirnya. Dan ternyata akhirnya malah dia yg ketagihan dan kecewa pas ombaknya habis.

Kira2 tiga jam-an lah qta berenang2 di situ sebelum akhirnya bener2 ganti baju. Di kamar mandi pembilasan pun kehebohannya berlanjut lagi, krn si Def asyik main2 di bawah shower, sebelum akhirnya dipaksa (lagi) utk udahan. Setelah bilas & ganti baju, qta duduk2 di pinggir kolam renang sambil si Def makan siang. Kelihatan banged sih kalo Def sebetulnya capek dan ngantuk berat. Apalagi pas qta sempat mampir utk take away di McD (Bapak & Ibu kelaparan neh..), Def kelihatan udh gak bisa menikmati makan kentang goreng krn ngantuk berat & akhirnya beneran bobo 15 menit sebelum sampai di rumah sambil mimpiin ombak buatan yg bunyinya “To-eng! To-eng! To-eng!”

Monday, June 04, 2007

“ADA Band” on Stage

It just out of my plan. It happened when I took Daffa to Mall Kelapa Gading on Saturday and on the same time “ADA Band”, one of popular band, will be performed. There were already many fans of this band, which I assumed that they are big fans of them. Not like me. From all of their songs, my favorites are only “Ough!” which sang by their first vocalist, Baim, and “Terbaik Untukmu” sang by their present vocalist, Donnie. This lovely song is dedicated to my father and also other fathers in the world.

Anyway, while I had to wait a half an hour, I told Daffa and his father to go to TimeZone. So I could enjoy since I know that Daffa is already in a comfortable place. Even though I’m not their fan, but I was a little carried away by the situation when the band finally performs on the stage. I was so excited. Not excited because I watched them performed, but because finally they showed up after a half an hour waiting.

It was nice to see a live band or a singer performing. You can feel the sound and the beat directly. Totally different from the song which we hear from the cd or television. And once again, I got carry away by the fans of ADA Band, to record their performing on my camdig and on my handphone. Actually I brought the camdig to take a shoot of Daffa when he played at TimeZone. But too bad that the battery was not new so the picture I took is a little bit dark.

ADA Band performed for ten songs. But I only could watch them for four songs since I received an sms from Bapak that they already finish at TimeZone, and they watched me from the third floor and I could feel Daffa called me to come. And I was right, when I came up, Daffa looked missed me a lot, he held me tight and even he almost cry. Oh, my son, it’s ok, I’m already here for you, I only want to see the concert for a while, ok?

Then we go to the food court for the dinner. As usual, Daffa had his favorite hotplate fried noodles plus hotplate fried rice. While I had broccoli and cheese over baked potatoes. I could not stop telling them about my latest experience of watching the performance of ADA band. I wasn’t realizing how close I was to the stage! But a little bit disappointed that the record of their performance were not that good on my camdig and on my hand phone. Anyway, it was still, it worth to remember.

Tuesday, May 29, 2007

Mendadak Nonton

Berhubung si Def pergi nginep di Rancho, Ibu jd inget kalo hari ini tuh hari Senin, jd nomat dunk! Boleh juga nih dimanfaatin. Apalagi pas Ibu cek di internet, hari ini tuh ada film bagus “Pirates of the Carribian 3 : At World's End ” Pas ide cemerlang ini disampaikan ke Bapak, dia langsung menyambut dgn gembira juga tuh, DVD-nya sih udh ada di rumah tapi gambarnya gelap. Hehehe… bajakan sih! Hasilnya, pulang kantor si Bapak ngebut menuju Mall Artha Gading ngejar jam tanyang yang 18:10, cuman 30rb berdua. Pengennya sih nonton di Gading XXI lagi, tapi udah kebayang deh kudu jalan kaki dari parkiran motor yg jauh ke bioskop. Tapi ternyata bioskop di Artha Gading pun sama jauhnya tuh, ini pertama kali sih qta nonton di situ jd gak tau lokasinya. Qta sampe sana pas banget jam 18:10, seat-nya pun tinggal yg nomor tiga dari depan, mbak2 yg di loket bilang sih tempat duduknya masih agak jauh dari layar jd gak terlalu pegel. Tapi qta gak telat kok, krn filmnya dimulai jam 18.30, jd masih bisa beli popcorn dan coca cola dulu, dan masih bisa narik nafas dulu di tempat duduk sembari nyaksiin iklan film2 yg akan datang.

Filmnya bagus, lucu dan canggih. Pirates of the Carribian 1 dan 2 –nya Ibu belum nonton, tapi Bapak bilang sih hubungannya cuman sedikit, kek Spiderman gituh. Baru kali ini ngelihat Johnny Depp berakting dgn penampilan yg dekil, agak blo’on, lucu kebanci2an tapi pinter. Yg bikin Ibu kagum tuh ya ngelihat teknik komputernya, jago banget yah yg bikin. Tekniknya tuh halus banget, kek beneran, pdhl kan semuanya cuman permainan komputer. Puas deh nontonnya dan gak pegel pula biarpun duduk di depan.

Selesai nonton qta makan di Kentucky Artha Gading. Berhubung tinggal itu restoran yg buka di dalam mall tsb, itupun tinggal qta doank pengunjungnya. Sampe rumah udh capek banget, udh jam 10 malam pula, pengennya langsung bobo. Capek tapi hati puas khan gak apa2 ya. It’s worth it anyway!

Monday, May 28, 2007

Ditinggal Def lagi

Baru juga seminggu melepas kangen sama si Daffa, eh dianya malahan pergi lagi. Memang sih kali in dia cuman nginep di Rancho aja. Tapi baliknya ntar hari Jumat kalo Ibu jemput, maksudnya kalo gak dijemput gak balik2 gituh? Enak aja, emangnya Ibu gak kangen, Def.

Sebetulnya yg diperluin kehadirannya di Rancho sih Oma, tapi khan berarti harus bawa si Def juga. Nyenyen khan masih sakit akibat operasi cesarnya, jd Oma bertugas mandiin adik Deranch yg tali pusatnya masih belum puput. Sebetulnya sih Oma juga gak berani2 amat, tapi krn kepaksa ya beraniin aja. Mereka dijemput sama Mas Heri, supirnya Om Arman, hari Senin siang. Ibu jd rada telat ke kantor krn nyiapin keperluannya si Def dulu yg mo dibawa nginap, biasalah kalo judulnya nginap, berapa lama pun harinya, tetap aja bawaannya ribet dah.

Yaaa…. Sedih deh ditinggal sama si Def lagi.

Friday, May 25, 2007

Adik baru lagi…..

Setelah kehadiran adik Ruben, alias anaknya si Bunda, sekarang qta kedatangan adik baru lagi nih, alias anaknya si Nyenyen. Nih bayi betah banged berlama2 di dalam perut ibunya sampai2 sampai melewati due date kelahirannya pun si Nyenyen gak berasa apa2. Due date-nya itu tanggal 17 May, jadi sejak seminggu yg lalu, Mama Haji dan Nenek udh sampai di sana utk ngejagain Nyenyen. Tapi sampai hari itupun, si Nyenyen gak berasa apa2, mereka berombongan ke RS YPK (samaan nih sama tempat lahirnya si Def), tapi disuruh pulang lagi sama Wan Adin, alias dr. Nadir Chan SpOG, (samaan pula sama dokternya si Def hehehe….). Kata Wan Adin, kalo sampe hari Rabu gak berasa apa2, kepaksa harus diambil tindakan untuk memancing kelahiran si bayi. Hari Rabu rombongan kembali berangkat ke sana, Nyenyen diinduksi pagi2, tapi sampai siang baru ada mulas2 sedikit, paling2 sejam cuman tiga kali. Ibu, Daffa & Oma nyusul kesana sepulang Ibu kerja. Si Def heboh banged deh di RS, gak ada takut2nya sama orang. Tapi dia seneng banged kalo diajak ke kamar bayi, ngelihat bayi2 yg mungil sedang bobo di dalam boks bayi. Ibu bilang dulu Daffa juga bobo di boks situ, tapi di boks yg ada lampu biru diatasnya secara Def kuning sehari setelah lahir sehingga harus diterapi sinar biru. Def bilang kalo dia mau bobo lagi di boks itu. Yeee… dah gak muat kali sayang…

Rabu malamnya Nyenyen di USG, posisi bayinya sudah pas, tapi dia memang gerak lemah sekali, detak jantungnya juga sudah mulai melemah, jadi Wan Adin bilang gak bisa nunggu lagi alias harus dioperasi. Jadi Nyenyen dioperasi caesar Kamis pagi. Sayangnya biarpun Oma sudah nginap di situ semalaman, tapi gak bisa ngeliat kelahiran bayi itu krn harus buru2 balik ke rumah krn Ibu dan Bapak khan mo ke kantor. Anaknya Nyenyen lahir dgn selamat, perempuan dgn berat badan 3 kg dan panjang 49 cm.

Siangnya Oma & Def ke RS lagi utk lihat bayi, Ibu & Bapak menyusul sepulang kantor. Si Def seneng banged punya adik bayi, dia ikutan gemes ngelihat gerak2nya. Bayi itu diberi nama Deranch Iasha Putri Arvine. Sekarang Def sudah punya 3 orang adik lho, adik Naura, adik Ruben dan adik Deranch. Keknya udah cocok nih dipanggil Uda Def :P

Selamat datang di dunia adik Deranch…..

Monday, May 21, 2007

Long weekend bareng Daffa

Senangnya pas Def balik dari Spore, pas dengan libur panjang empat hari dari tgl 17 ke 20 May ini, jd qta bisa bareng2 agak lama nih. Setelah jemput Def di bandara sih sorenya qta gak kemana2, istirahat aja di rumah. Besokannya, Jumat, qta ke Rancho, nganterin Oma yg mau weekend disitu, dan semuanya terkagum2 tuh ngelihat penampilan barunya si Def. Tambah cakep kan dan tambah laki2 gituh. Dari sana qta sudah janjiin ke si Def mo beli dot baru secara dotnya sudah pada sobek2 semua digigitin. Ibu sih gak kepengen beliin dia dot baru, maksudnya mo membiasakan si Def minum susu pakai gelas. Sebetulnya sih dia sudah mau minum susu pakai gelas, tapi lebih lama ngabisinnya jd Ibu gemes. Jd qta mampir ke Citos beli dot baru. Tapi hasilnya malahan lebih lama di counter pakaian cowok berhubung si Bapak lagi kepengen beli baju baru. Tumben2an tuh si Bapak, belanja baju baru aja sekaligus tiga potong.

Sebetulnya qta nih udah laper, tapi si Def masih ngotot mau main di Timezone dulu, mungkin dia kangen kali sama Timezone. Memang sih tadi di Rancho qta makan, cuman gak tau kenapa kalo makan di situ tuh qta suka sok jaim, gak mau nambah pdhl belum kenyang. Berhubung sdh malam, ya qta putusin utk makan di rumah aja. Eh baru aja sampai di parkiran baru deh si Def kepengen makan, tapi udh telat Bapak udh terlanjur ngeluarin mobil dari parkiran. Di jalan pun dia masih ngotot minta kentang goreng. Kirain sih ntar juga lupa, ternyata dia ingat tuh, jd kepaksa Bapak nerusin perjalanan mampir ke McD Arion dulu demi kentang goreng buat si Def.

Hari Sabtunya qta photo bareng di studio di Arion Mall. Lucu juga kalo photonya pake baju kembaran bertiga. Dan ternyata Def sudah lebih mahir di photo dibandingkan setahun yg lalu lho. Def nurut dgn pengarah gayanya dan jadinya hasilnya bagus2 lho, gak kalah deh sama gaya andalan para cover boy. Mo diperbesar sih photonya dan dipajang di rumah, tapi selain bingung mo milih photo yg mana, Ibu juga bingung mo naruh di dinding sebelah mana, kekekekkk… soale hampir setiap dinding sudah keiisi photo si Def.

Qta lanjut ke Mall Kelapa Gading. Nah di sini Def qta kasih kebebasan buat main di Timezone sepuasnya. Itupun akhirnya kudu diangkat sama Bapak, krn sdh kelamaan main dan gak mau diajak keluar dari situ. Qta makan di foodcourt, biasa deh si Def minta menu kesukaannya yaitu hotplate mie goreng ayam. Dia gak tau tuh, pdhl pas Ibu suapin mie-nya Ibu campur sama hotplate nasi goreng. Jadinya Ibu malah gak makan apa2 krn mie dan nasi gorengnya dihabisin semua sama si Def.

Minggunya, qta ke Mall Artha Gading. Qta nyobain arena bermain baru, kalo gak salah namanya Amazone Wild gitu deh. Mainannya beda lagi sama di Timezone, tapi harganya lebih mahal. Jd lain kali kalo ke situ lagi bawa duit yg banyak ya Def. Di foodcourt pun lagi2 Def makan menu yg sama, hotplate mie goreng ayam plus nasi goreng. Hehehehe… msh gak sadar tuh dia kalo menunya dicampur2.

Akibat empat hari bareng2 itu, jdnya pas hari Senin Ibu mo ke kantor gak boleh sama si Def. Dia bilang Bapak aja yg ke kantor, Ibu tinggal. Gmn gak sedih coba denger dia ngomong gitu. Tapi lama2 dia ngerti kok kalo Ibu tetap harus ke kantor krn Ibu khan janjiin mo main bareng lagi nanto sore pulang dari kantor. Iya kan?

Thursday, May 17, 2007

Daffa pulang….

Ya… Daffa pulang. Akhirnya Daffa pulang. Gak sabar rasanya nungguin hari kepulangan si ganteng yg satu itu hehehe… samapi2 tidurpun gak nyenyak krn takut kesiangan dan terlambat menjemput si Def di bandara. Def pulang dgn pesawat Garuda GA 153 dari Batam pukul 11.10 dan tiba di Jakarta 12.40 WIB. Sayangnya Def pulang berdua aja sama Oma. Rencana Uncle dan Auntie nganterin mereka batal gara2 mo ada pejabat yg datang ke Spore dan Auntie kudu nemenin tuh ibu pejabat. Tapi mereka tetap dianterin koq dari Spore ke Batam dgn ferry, krn Oma gak pede kalo dilepas sendirian di bandara Changi yg ribet gituh.

Begitu sudah sampai di Batam, Auntie nelpon, tapi dia gak mau ngomong sama Ibu, katanya dia lagi lihat2 jalanan. Auntie bilang kalo dia akan nemenin mereka sampai pesawatnya berangkat. Untungnya ternyata Auntie bisa masuk ke dalam ruang runggu penumpang jd bisa nemenin mereka sampai naik ke atas pesawat.

Sementara Ibu senewen berat menjelang saat2 kepulangan si Def. Pertama, tau2 aja temen kantornya Bapak datang, katanya sih mo ngambil laptop, tapi ternyata plus basa-basi sekitar sejam-an. Pdhal sejam-an sblm berangkat itu adlh rencana Ibu utk beres2in rumah menyambut kedatangan Oma dan si Def. Senewen kedua adlh krn ternyata jalanan menuju bandara macet. Pdhal itu tuh udh jam 12.30. Garuda itu terkenal sbg maskapai yg on time, tapi hari itu Ibu doain supaya datangnya telat, lima menit ajah. Ibu sampai di depan pintu masuk Terminal 2F pas pukul 12.40 WIB, dan Ibu langsung lari kesetanan ke tempat para penjemput sementara Bapak lanjut markir mobil. Satu menit Ibu berdiri di situ, langsung deh di papan pengumuman tertulis kalau GA 153 dari Batam “LANDED”. Syukur deh, Ibu gak telat. Sekitar seperempat jam kemudian Ibu lihat Oma, tapi Ibu beneran gak berani ngeliat si Def. Deg2an ngeliatnya, takut kecewa ngeliat rambut barunya hiks hiks hiks. Dan ternyata pas ngeliat Ibu, si ganteng itu langsung lari ke arah Ibu dan memeluk erat2, bikin Ibu langsung jatuh terduduk di lantai, dan airmata pun ikutan tumpah. Halah! Ternyata segini senengnya ketemu anak kesayangan yg sdh hampir sebulan gak ketemu! Senengnya tuh… seneng bangets! Ibu tau Ibu tuh bakalan seneng bangets ketemu Def lagi, tapi Ibu gak nyangka kalo Ibu bakalan nangis saking senengnya! Def cakep banget dgn rambut barunya, dia kelihatan bener2 kayak cowok sekarang. Ternyata selama ini rambut gondrongnya itu jelek ya.. hehehe… Bapak aja sampai nanya, ini Def bukan? Trus Daffa langsung bilang, “Iya, ini Daffa”. Hah.. dia tuh sudah fasih bilang huruf “f”, biasanya dia melafalkan namanya sendiri dgn “Dappa” tapi skrg jelas banget uth dia bilang “Daffa” dengan “f” yg bener2 jelas!

Sepanjang jalan pulang tuh Ibu gak brenti2nya mandangin si Def. Masih gak percaya kalo itu tuh si Def-nya Ibu, kek bukan Def sih tampangnya. Qta mampir dulu di McD Arion, soale Ibu gak punya makanan apa2 di rumah. Sampai di rumah pun tetangga pada kaget melihat perubahan rambutnya si Def, tapi kebanyakan sih bilangnya tambah cakep hehehe… (gr deh Auntie & Uncle yg punya ide orisinil atas rambutnya si Def). Tapi Def malahan histeris ngelihat bantal mobil McQueen yg Ibu beliin dan Ibu pajang dgn manis di atas tv. Kirain Def kangen sama mobilan McQueen-nya, ternyata dia histeris ngelihat bantal barunya. Oma malah langsung ngeluarin 3 album photo si Def dan satu plastik lagi yg berisi beberapa photo yg belum sempat ditaruh di album oleh Auntie. Ya ampun, photonya sudah dicetakin pula sama Auntie, baek bener dah…! Auntie bilang, CD photonya menyusul. Banyak banged photonya dan bagus2 semua, dan pemeran utamanya siapa lagi kalo bukan si Daffa.

Selain satu koper dan satu tas bayi-nya si Def, ada satu kardus besar lagi yg dibawa mereka. Waktu berangkat sih, mereka memang bawa satu kardus kecil, isinya segala makanan pentingnya si Def yaitu susu2 dan sup mie instant. Jd gak mungkin dunk tuh makanan dibawa pulang lagi, harusnya tuh kardus gak ush dibawa lagi. Krn penasaran Ibu nyuruh Bapak bukain tuh kardus, eh ternyata Bapak & Ibu dibikin kaget lagi, tuh kardus penuh berisi mainan yg dibeli si Def di Spore. Apalagi kalu bukan mobilan truk, peti kemas, kontainer, mobil2 konstruksi, dan mobil pemadam kebarakan impian yg udah copot bannya. Orang2 sih ke Spore shopping-nya baju plus asessorisnya, tapi si Def teteup mobilan.

Seneng banged deh ada Def lagi di tengah2 qta. Masih gak percaya kalo Def skrg sdh bobo lagi bareng2 qta. Def, Ibu kangeeeennnn… banget! We’re so glad to have you here again honey!

Monday, May 14, 2007

Kontak Bathin

Ini weekend terakhir Ibu berduaan aja sama Bapak, secara minggu depan si Def sudah ada lagi di tengah2 qta. Film di bioskop gak ada yg bagus, jd qta gak niatan mo kemana2 kecuali ke Rancho jenguk Nyenyen yg lagi nunggu detik2 kelahiran anak pertamanya, sekalian jenguk Mama Haji dan Nenek yg udh seminggu nemenin Nyenyen di sana. Bapak juga kebetulan gak ke kantor, maksud hati bawa kerjaan ke rumah tapi yg ada malahan bobo melulu tuh hehehe... Stlh makan siang & beresin rumah sedikit (halah!), Ibu bangunin Bapak ngajak ke Rancho, tapi sebelumnya qta main ke Pondok Indah Mall dulu ya. Hah?! Bapak keknya bingung, tapi dia nurut juga. Qta cuman jalan2 aja di PIM, makan bakmi GM di foodcourt, baru deh ke Rancho.


Di Rancho juga gak lama koq, soale Bapak mo nonton F1 jam 7 malam. Kalo kelewatan Ibu bakalan diomelin sama Bapak seminggu penuh. Qta ngobrol tentang si Def yg ternyata suka nelpon juga ke Padang ato ke Rancho, ngobrol ttg kehamilannya si Nyenyen. Sayangnya Ibu kepaksa ngelewatin tawaran makan malam di situ demi gak mau diomelin seminggu penuh. Pdhal tawaran makan malam selama Oma gak ada adalah tawaran paling mengasyikkan tuh (Ibu males masak nih...).

Daffa nelpon pas jam 8 malam. Auntie bilang dari tadi pagi tuh Daffa rewel, keknya semuanya serba gak pas buat dia. Auntie nanya apa Ibu mikirin Daffa yah. Eh iya, dari hari Jumat tuh banyak banged orang yg nanyain ke Ibu, apa gak kangen sama anaknya. Trus dgn semangat selalu Ibu jawab, “Kangen bangetttt!”. Biasanya Ibu tuh gak sesemangat itu kalo ngomongin soal kangen. Juga gak tau kenapa keknya dua hari itu semua orang koq nanya begitu termasuk waktu di Rancho. Sejak Daffa pergi Ibu udh janji gak mau nunjukin “kekangenan” Ibu sama anak itu. Biarpun rasa kangen ini udh mo meledak kek apa teteup kalem, gak ditunjukin. Tapi akhirnya lemah juga tuh pas ditanyain. Dan ternyata memang langsung nyetrum juga ke si Def. Pdhl Aunti bilang gak ada apapun yg salah, tapi dia rewel aja.

Hari Sabtu kemarin mereka jalan2 ke Johor, Malaysia (jd bisa yah dari Spore ke Johor.. lewat jalan toll.. ih Ibu noraks deh!) Def itu seneng kalo tau mo diajak jalan2. Tapi hari itu dia rewel, di perjalanan sih keknya gak apa2, tapi di Johor kalo mo diphoto gak mau di photo sendirian. Di perjalanan pulang, sekitar 20 menit menjelang sampai apartemen, Def tertidur, pas bangun dia rewel lagi. Pas nelpon Ibu pun mula2nya dia gak mau, dia masih asyik main mobil2an yg keknya mobilnya itu lagi ada masalah, jadi dia rewel lagi. Akhirnya mau juga sih ninggalin mobilannya sejenak utk ngobrol sama Ibu. Def cerita kalau dia lagi pilek tapi gak batuk, juga gak setiap hari. Jadi sampai sekarang Def belum diajak berenang sama Auntie takutnya malah demam. Def sempet ngobrol sama Bapak, tapi setelah itu dia bilang sambil nangis kalo dia gak mau ngomong sama Bapak lagi, maunya ngomong sama Ibu aja. Sebelum menutup telpon, seperti biasa ritual qta adalah bilang, “Assalamualaikum. Daaggg… Ibu… I love you Ibu. Emuach!” gituh. Telpon pun ditutup, dan Ibu selalu nunggu biar si Def duluan yg nutup telpon. Baru dua menit telpon ditaruh, bunyi lagi. Langsung kedengaran suara tangisannya si Def, nangisnya itu bukan yg kuat ato meraung, tapi lebih pd tangisan sedih memelas. Lho, kenapa? Kok nelpon lagi? Kok nangis?? Duh, Ibu jd sedih nih. Auntie bilang si Def nangis pas telponnya ditutup, dia bilang dia belum cium Ibu. Aih… Langsung deh dia berkali2 cium Ibu sambil bilang “Emuach” sama Ibu sampai dia puas. Sampai2 Ibu denger Uncle ikut2an bilang gituh. Pas tangisnya gak kedengeran lagi alias udh kedengeran ceria as always, Ibu suruh Def nutup telpon.

Beneran koq, kontak bathin itu ada.

Monday, May 07, 2007

Spiderman 3, then totally sick on the next day!

Weekend ini sudah disiapkan tuk nonton “Spiderman 3”. Sejak iklannya mulai beredar, Ibu tuh sudah H2C alias harap2 cemas semoga nih film tayang di bioskop sebelum Daffa pulang. Kek orang kesetanan deh waktu Selasa pagi mo ke kantor Ibu lewat bareng Bapak di depan Arion Mall, sudah terpampang poster film Spiderman 3. Langsung aja Bapak ngajak nonton pulang kantor hari itu juga, tapi Ibu tolak soale kalo malam weekdays khan jadwal tetap Ibu adlh nunggu telpon dari Daffa.

Di kantor pun, langsung tuh berita gembira Ibu umumkan ke temen2 yg kebetulan sama2 lagi nungguin tuh film. Qta cek bareng2 di internet, ternyata bukan cuman tayang di hampir semua bioskop di Jakarta, tapi di hampir semua teater di setiap bioskop di Jakarta! Weks! Segitunya sih. Dgn kata lain hampir setiap stengah jam diputar tuh film di situ, harusnya kemungkinan gak kebagian tiket kecil banged. So, Ibu mulai menyusun rencana setelah dikasih tau temen di kantor kalo temennya ada yg udh beli tiket utk besok dari minggu lalu. Jadi Ibu gak mau dunk kalo rencana Ibu gagal gara2 udh banyak orang yg udah pegang tiket dari minggu lalu. Rencananya adlh jadi orang pertama yg ngantri di depan loket bioskop hikshikshikshiks…

Jam spuluh pagi, Ibu & Bapak udh jalan ke Mall Kelapa Gading demi memburu si manusia laba-laba ini. Di Gading XXI diputar di 4 teater dari 5 teater yg tersedia. Masuk parkiran Kelapa Gading Mall sih sempet terpesona dengan areal yg sepi…. Jarang2 nih ngeliat parkiran mall kek gini. Ternyata Ibu gagal jd orang pertama yg ngantri, soale tuh para abg udah pada bejejer berombongan di depan loket. Sementara Bapak ngantri, Ibu ngeliat ke depan, liat posisi kursi yg ternyata masih banyak yg kosong. Tiba2 loket tempat Ibu berdiri dibuka sama Mbak-nya, wah ketimpa rejeki nih, Ibu bisa langsung pesan tiketnya, jadi qta cuman nunggu stengah jam sudah duduk dgn manis di depan layar lebar hehehe…

Spiderman 3, pemain intinya masih teteup sama, yg bikin beda ya jelas ceritanya dunk! Kali ini si Spiderman bisa berubah jadi sombong dan tambah kejam gara2 kemasukan zat asing dari luar angkasa (ngayal banged sih!). Tapi action-nya seru, tegang, ada komedinya juga. Gak kecewa lah.

Selesai nonton, qta makan di foodcourt. Trus beli t-shirt buat Daffa yg warna & modelnya sengaja dikembaran ama Ibu. Trus slesai dari MKG, qta ke Carrefour Cempaka Mas, dan pulang ke rumah pas jam tujuh malam.

Tapi besokannya Ibu sakit. Radang tenggorokan, kek ada yg mengganjal di sela tenggorokan, sakit & perih banged. Plues sakit kepala, kalo duduk ato berdiri langsung rasanya pusing banged. Seharian itu, Ibu gak bisa bangun dari tempat tidur, otomatis, Bapak yg nyiapin semuanya utk Ibu, termasuk beli obat dan jeruk di supermarket. Sampai hari Senin pun, Ibu tuh gak berdaya banged, akhirnya gak masuk kantor, tidur aja seharian di rumah. Untungnya Bapak ikutan gak masuk kantor, dan untungnya orang kantor gak ada yg gangguin. Sebetulnya hari Selasa pengennya gak masuk juga, krn masih pusing. Tapi Ibu inget mo ada Weekly Meeting dimana banyak dokumen yg kudu disiapin sebelumnya. Ibu kepaksa masuk kantor krn loyalitas yg tinggi ama kerjaan (ckckckckc…), tapi kok nih perut ikut2an sakit & kepengen muntah terus ya. Keknya magh-nya ikutan kambuh. Dipikir2 keknya gara2 makan di foodcourt MKG hari Sabtu stlh nonton Spiderman 3 itu Ibu gak makan nasi melainkan makan baked potatoes dan siomay. Jadi gini deh gara2 sok2an gak mau makan nasi, gak ngulang lagi deh kelakuan kek gini, tersiksa banged.

Khabar dari Def di Singapore (part 2)

Ketika empat hari tidak ada telpon dari Daffa. Padahal Ibu masih setia duduk manis menunggu di sisi telpon setiap jam 8 malam, sambil harap2 gituh. Tapi kalo sampai stengah jam gak bunyi juga, yah berarti tuh anak gak telpon. Bapak bilang kenapa gak Ibu aja yg telpon duluan, tapi Ibu gak mau ntar keliatan banged kalo Ibu segitu kangennya ama si Def. Tapi kalo udh 4 hari gak denger suaranya, beneran nih Ibu udah gak tahan lagi, 15 menit dia gak telpon juga, langsung aja Ibu duluan yg nelpon. Auntie bilang mereka akan telpon balik. Ternyata mereka sebetulnya mo nelpon cuman takut Ibu lagi malem mingguan ama Bapak. Padahal Ibu tuh judulnya bukan malam mingguan lagi, tapi hari Sabtu-an. Cerita lengkapnya dipisahin aja yah.

Auntie bilang mereka baru aja balik dari jalan2. Si Def cuman cerita sedikit, keknya sih dia capek berat. Def cuman bilang kalo dia tadi naik bis tingkat, duduknya di atas di samping jendela. Dia juga naik mobil bebek. Hah?! Apaan tuh?? Ternyata itu mobil wisata amphibi yang depannya berbentuk moncong bebek, mula2 jalannya di darat trus jalan di laut. Def juga ke gedung durian, Esplanade. Kereta MRT, kereta subway-nya Spore, jg dia cobain tuh. Tapi Def gak kebagian tempat duduk & gak ada yg berbaik hati ngasih tempat duduk, kasihan anakku.. Trus mereka jalan kaki di sepanjang Orchard Road. Kereta dorong yg dibawa dari JKT malah gak kepake sama sekali krn si Def lebih suka jalan kaki. Si Def pasti capek berat tuh kakinya, jd dia gak ngomong lama2 sama Ibu, dia malah bilang mo minum susu dulu sambil bobo.

Besokannya Def nelp lagi, tapi cuman iseng doank. Dia bilang kalo dia mo pulang ke rumahnya, “Daffa mo pulang ke rumah Daffa” gitu katanya. Kapan? “Tanggal tujuh belas” Wah, asyik dunk! Mau dijemput gak? “Jempuuuutttt!!!!” Excited-nya Daffa, excited-nya Ibu juga! Ibu seneng banged nih dapat kepastian kapan si Def pulang. Udh kangen banged, super kangen barangkali, gak bisa diungkapkan dgn kata2. Gak sabar mo lihat wajah gantengnya, apalagi dgn rambutnya yg pendek, kayak apa ya si Def….

Friday, May 04, 2007

Khabar dari Def di Singapore

Sudah dua minggu tanpa Daffa di rumah. Biarpun seneng krn gak ada yg gangguin, Ibu bisa nonton tv dengan tenang, bisa baca majalah di kasur dgn tenang tanpa diganggu si Def yg sering ngerampok tuh majalah dan bilang kalo dia mo baca juga. Tapi rasanya teteup sepi banget deh, gak ada suara rengekannya si Def, gak ada teriakannya krn kesel mobil2annya kena tendang ato suara rayuannya kalo mo minta sesuatu. Keknya kalo dipikir2 koq mendingan ada Daffa di sini ya. Tapi Ibu sebisa mungkin menahan rasa kangen ini krn takutnya langsung konek ke si Def dan dianya jadi rewel gak karuan. Hampir tiap malam sih Def nelpon, tapi kalopun dia gak nelpon Ibu teteup nahan2 keinginan mo nelpon duluan.

Tiga hari pertama Def kena sakit sariawan. Def gak mau makan, biarpun itu adalah mie kesukaannya. Minum susu pun dia gak mau, dia mengeluh mulutnya sakit. Semua bingung mo dikasih obat apa sebelum akhirnya teringat akan khasiat larutan penyegar & madu. Alhamdulillah, hari ketiga def sudah mulai mau makan. Minggu pertama di sana, Def belum jalan kemana2 kecuali di sekitar Apartemennya. Hari pertama sampe dia langsung bilang kalo rumah disana tinggi2, banyak mobil dibawah, berhubung apartemen Uncle adanya di lantai 16. Puas banged deh si Def ngeliatin mobil2 berseliweran di bawah. Hari2nya diisi dgn main2 di sekitar apartemen, di tamannya, di kolam renangnya, di mini marketnya, juga kebetulan katanya ada mall di depan apartemen. Sama Upik, asistennya si Auntie, Def sering diajak ke mall itu, masuk dari pintu barat keluar di pintu timur. Jadi si Def ketagihan ngajkak Upik jalan2. Uncle sama Auntie belum bisa nemenin Def jalan2 krn mereka sendiri sibuk di kantor. Def juga dibeliin mainan sama Auntie, thanks ya Auntie, itu lho mobil pemadam kebakaran yg gede idamannya, juga ada satu set mainan alat transportasi di bandara. Sempet juga sih diajak sama Auntie mengunjungi temannya yg lagi sakit di RS trus mampir ke kantor Uncle. Katanya si Def gak nangis tuh di kantor Uncle, dgn ramahnya dia bersalaman dgn semua orang disana. Def bilang mereka perginnya naik mobil Auntie, mobilnya Mercedes. Wah Def asyik banged mainin segala tombol2 elektronik di dalam mobil. Tapi sejak itu dia ketagihan minta naik mobil Auntie.

Hari Sabtunya (28 Apr) baru deh Def diajak main ke Vivo City. Itu ternyata adl mall terbesar dan terbaru di Spore. Dan ternyata Vivo City ini mengukir sejarah baru dalam hidup si Def, yaitu disitulah pertamakalinya setelah 3 tahun rambut Def dipotong! Salonnya itu khusus utk anak2, jd Def duduk di kursinya yg didepannya disediakan tv dan mainan. Def anteng aja tuh selama proses pemotongan rambutnya. Malahan Def gak mau ngebalikin mainan yg disediakan di situ, jd kepaksa Auntie ke toko mainan depan situ yg kebetulan jual mainan yg sama & itupun tinggal satu2nya pula. Keknya feeling Ibu nih, rambut def dipotong kependekan deh... :P


Def cerita kalo dia lihat kereta monorail, lihat kereta gantung, main perosotan yang berputar2, makan mie (teteup gak boleh ketinggalan nih). Kalo gak salah disana mereka makan di restoran Padang, tapi si Def teteup aja minta mie, dan kebetulan di samping restoran Padang tsb ada Thai Express yg dalam menunya tentu aja ada mie. Mie-nya lebih mirip ke kwetiauw, tapi si Def lahap aja tuh.



Hari Minggunya (29 Apr) Def cerita lagi soal kereta monorail. Lho itu kan udah cerita kemaren. Tapi sekarang dia naikin tuh kereta. Wah asyik dunk! Def masuk ke patung The Merlion - itu lho patung setengah berkepala singa dan setengah bertubuh ikan setinggi 37 meter yang menampilkan pemandangan dari seantero Sentosa, gedung2 pencakar langit di Singapura serta pulau2 sekitar. Daffa pun naik keatasnya, dia bilang dia ada di gigi sang singa hehehe... Def sempat beli mainan kereta monorail yg banyak dijual disana. Terus Def juga naik Carlsberg Sky Tower. Ibu kirain itu tuh tower yg mirip dgn Monas. Ternyata beda ya, krn naik keatasnya gak pake lift, tapi dia duduk di dalamnya dan perlahan2 towernya naik keatas puncak yg tingginya sekitar 131 meter dari permukaan laut utk melihat pemandangan sekeliling Spore. Cuman 7 menit sih, tapi Ibu yakin Def pasti excited banged!
Tiap kali denger cerita Def di telpon, Ibu selalu dibuat ketawa sama kelakuannya. Apalagi skrg dia sudah bisa bilang "sorry", gara2 dia denger ada orang yg bilang begitu untuk mengekspresikan permohonan maaf. Def, I miss you sooooooooooooo much!

Monday, April 23, 2007

Rendezvous avec Bapak

Inilah kesempatan bisa kencan dengan Bapak. Kapan lagi, Def, mumpung kamu lagi jalan2 Spore, jadi Ibu manfaatin utk jalan2 juga berdua aja ama Bapak ya, dengan melakukan satu2nya hal yg gak bisa Ibu dan Bapak lakukan kalo ada kamu, yaitu nonton bareng ke bioskop. Hehehe...noraks gak sih kedengarannya. Tapi itulah, qta tuh terakhir nonton bareng waktu Daffa masih di dalam perut Ibu. Setelah itu, boro2 deh, mo nonton film yg ada di tivi aja susah banged, apalagi ke bioskop. Kalo Bapak sih mendingan, kalo weekend, dia bisa menghabiskan lebih dari lima film ditonton di DVD. Maklum semasa pacaran Ibu ama Bapak tuh termasuk bioskop mania.

Jadi begitu Daffa udah sampai dgn selamat di Spore, Ibu & Bapak jalan ke Mall Kelapa Gading 3, khusus mo nonton film "Shooter" di Gading XXI. Antriannya panjang, tapi untungnya qta bisa dept yg jam 17.15. Filmnya lumayan seru, walaupun ceritanya bisa ditebak ama Bapak. Pemainnya si cool Mark Wahlberg, eh Ibu tuh udh terkesan ama dia sejak nonton filmnya sebelum yg Ibu lupa apa judulnya, "Three Kings" kali ya bareng Goerge Clooney. Pokoke tuh cowok cool & keknya jago banged gituh. (hiks hiks menurut Ibu lho). Bioskopnya juga nyaman, kursinya empuk dan ACnya dingin, maklum udah lupa juga neh kek apa rasanya di dalam bioskop saking kelamaannya gak ke bioskop.


Hari Minggunya, Ibu udh khusus jadwalin buat nonton "Nagabonar Jadi 2". Pemainnya teteup Deddy Mizwar, ditambah ama si ganteng Tora Sudiro yg jadi Bonaga, anaknya Nagabonar. Secara nih film pertamanya sempet bikin Ibu tergila2, trus kata temen2 nih film lucu. Qta nontonnya gak jauh2, di Arion Mall aja. Bioskopnya ada 3 studio, gak nyangka kalo ketiga2nya diisi ama film lokal semua dan semuanya dipenuhi penonton. Hebat juga yah film Indonesia. Dan tnyata tuh Nagabonar emang lucu koq, gak nyesel deh nontonnya. It's a very recommended movies.

Saturday, April 21, 2007

Singapore, I'm coming...!

Akhirnya saat yg ditunggu itu tiba juga neh. Hari Kamis pagi (19/04), baru juga stengah jam sampe di kantor, Oma nelpon ke HP. Wah ada apa yah, jarang2 neh Oma nelp pagi2 gini, biasanya nelp tuh kalo udh sore2an kira2 Ibu mo bubar kantor, biasanya krn mo nitip dibeliin sesuatu di jalan. Tnyata Oma bawa khabar kalo Uncle baru aja nelp dan kasih tau bahwa mereka akan diajak ke Singapore hari Sabtu pagi dengan pesawat yg jam 9. Waduh... seneng sih seneng, tapi gmn dgn ultah Daffa yg udah direncanain jauh2 hari. Ibu udh terlanjur pesan kue ultah utk diambil hari Sabtu pagi, rencananya setelah tuh kue ditiup ama si Def, kuenya mo qta potong2 trus bagi2 ke tetangga teman2 mainnya si Def. Kantong2 kertas bertema "the cars" utk cowok, dan "the princess" utk cewek, plues aneka snack, juga udah dibeli, siap utk dibagiin hari Sabtu siang. Untungnya Ibu berpikir cepet (weits.. tumben neh..), Ibu langsung telp toko kue, minta spy kuenya dicepetin bikinnya dan diambil hari Jumat sore, pas tgl 20 April.

Jadi hari Jumat sore itu Ibu tuh rasanya pegel banged. Bubaran kantor, buru2 cabut ama Bapak untuk ambil kue ultahnya yg bertema "the cars" (sorry ya Def, emang sih Def kepengennya gambar Thomas the tank engine (& friends), tapi yg punya toko gak bisa buatin tuh... next time lah). Trus Ibu ke Tiptop beli kekurangan snack-nya gara2 kemaren ada yg dihabisin ama si Def. Sampe rumah mulailah acara ultahnya yg cuman kita2 aja (ceritanya dibagian terpisah aja yah). Selesai itu, baru deh Ibu beberes utk keperluan yg mo dibawa ke Singapore. Tnyata bawaannya si Def dan Oma banyak banged yah, apalagi pas Uncle telpon utk bawa bawa persiapan utk sebulan. Berhubung tanggung bulan, so Ibu belum ada persiapan makanannya si Def yg baru, jadi susu cuman ada tiga dus, terpaksalah Bapak jalan ke minimarket deket rumah utk beli segala kekurangannya.

Eniwei, malam itu Def bobonya gak begitu nyenyak, mungkin ini krn badannya agak panas. Ibu khawatir Def tambah parah, jadi semalaman itu Ibu gak bisa tidur & terus berdoa spy panas badan Def turun sehingga perjalanannya ke Singapore jadi lebih menyenangkan. Jadinya maksud hati mo brangkat ke airport jam 6 pagi, eh malahan jam 7 pagi. Acara mandi kepaksa dilewatkan, krn Def baru diangkat dari bobonya pas qta mo ngunci pintu rumah. Def kebangun dan bilang kalo dia masih mo bobo, tapi pas dia lihat Ibu bawa dia menuju mobil, dia langsung bilang kalo dia mo naik ke mobil.

Dari sehari sebelumnya Ibu sudah bilang ke Def kalo besok Def akan terbang naik pesawat ke Singapore, hanya dengan Oma, Uncle dan Aunti. "Ibu?" tanya si Def. Ibu gak ikut krn Ibu harus kerja. "Bapak?" tanyanya lagi. Sama, Bapak juga gak ikut krn harus kerja. Begitupun di perjalanan menuju ke bandara, Ibu bilang lagi kalo Ibu & Bapak gak akan ikut sama dia. Sambil minum susunya Def pun dgn sangat yakin mengangguk.

Badan Def baru dilap basah setelah sampai di bandara. Def betul2 gak menangis begitu pisah dari Ibu dan Bapak. Dgn sangat rela, dia peluk dan cium Ibu & Bapak, dan melambaikan tangannya. Sayangnya Ibu gak bisa lihat pesawatnya berangkat krn anjungan utk melihat2nya gak ada. Def akan terbang dgn pesawat Garuda pukul 09.00 menuju Batam. Sampai di Batam mrk makan siang, lalu ke Singapore dengan ferry. def tertidur begitu selama di ferry, tapi dia gak mabuk sama sekali. Mrk sampai di sana sekitar jam 12 siang.

Well, Singapore, Daffa is coming to you... please take care of him.

Friday, April 20, 2007

Selamat Ulang Tahun, kami ucapkan....

Pagi ini Ibu semangat banged, soale si Def pas berumur tiga tahun. Katanya Om Ar, keisengannya anak2 akan berhenti sampai dia berumur 3 tahun. Makanya Ibu tuh gak sabar nunggu Def berumur 3 tahun, mo ngebuktiin omongannya Om Ar neh.

Semalam sih pas jam 12 malam, Ibu dah ucapin met ulang tahun ama si Def, biarpun dia mungkin gak denger soale udah bobo nyenyak. Ibu juga udah ciumin wajahnya sambil ucapin semua doa yg bagus2 buat si Def. Paginya pas dia bangun, qta ucapin met ulang tahun lagi, tapi dianya gak peduli sembari bilang kalo dia gak mau ulang tahun. Kenapa? "Ulang tahun gak enak!" gitu katanya cuek.

Sebelum Ibu ama Bapak berangkat kerja, Ibu udah bilang ke dia kalo Ibu ama Bapak kali ini ke kantornya mo bawa mobil putih, soale pulangnya mo ambil kue ultah, kalo dibawa pake motor ntar jatuh. Qtapun sempet photo2 dulu tuh diatas mobil putih. Tapi teteup aja pas mobilnya berangkat si Def meraung2 minta ikut. Oma keknya kewalahan tuh megangnya.

Kuenya dipesen di salah satu toko bakery di bilangan Kelapa Gading. Berhubung itulah toko kue terdekat dari rumah yg bisa buatin kue ultah dgn gambar "the cars", idolanya si Def. Sebetulnya Def mintanya dibuatin gambar "thomas the tank engine" tapi tuh toko gak bisa. Gak gaul yah tuk toko... Hasilnya gak mengecewakan sih, sesuai harapanlah. Sampe rumah, sementara si Def muter2 dulu ama Bapak pakai mobil putih, Ibu siapin mejanya utk naruh kuenya plues kado2nya. Kadonya cuman ada tiga, tapi itu dari Ibu dan Bapak semua he he he... Jd pas si Def masuk rumah, semuanya sudah siap.

Sempet terpana juga si Def ngeliat kue ultahnya, dia gemes mo nyolekin dan ngambil mainan mobilnya. Tapi ntar dulu ya, tiup lilinya dulu. Setelah nyanyi lagu selamat ulang tahun dan tiup lilin angka 3, dia langsung mo ngambil mainan mobilnya, tapi Ibu bilang buka kadonya dulu. Ibu tuh udah siapin spy Def buka kado yg paling dia gak senengin dulu (menurut Ibu dan tnyata menurut Def juga). Yaitu isinya baju kaos warna kuning gambar mobil rally, yg langsung dikomentarin ama dia kalo kado itu gak enak. Kado kedua adalah mobil truck Max, itu lho truck yg bawa mobil Lighting McQueen didalamnya. Nah yg ini si Def kegirangan sampe2 dia cuekin kado yg ketiga, pdhal tuh kado yg paling Ibu & Bapak siap2in seminggu sebelumnya. Yaitu kereta "thomas the tank engine" komplet dgn 2 gerbong, rel & stasiunnya plues asesories lainnya. Def seneng juga sih dgn kado itu, tapi dia keknya lebih seneng ama truck Max-nya.



Acara ultahnya cuman gitu aja sih, tapi itu sudah cukup buat qta untuk mengingat ulang tahun Daffa. Yg penting khan bukan gimana qta merayakan ultah tsb, tapi gmn qta berdoa buat kebahagiaan Daffa & berusaha supaya hari esok menjadi jauh lebih baik buat Daffa.



Selamat ulang tahun ya anakku Daffa sayang, semoga Allah selalu melindungi kamu, semoga kamu tumbuh menjadi anak yang baik, sholeh, cerdas, sehat dan bahagia selalu. Amien.

Def's 3rd Birthday Wishes

Friday, April 13, 2007

From Mall to Mall

Long weekend kemaren ini, qta gak niatan mo jalan2 jauh, qta teteup cuman mo maen ke mall aja. Biasa aja khan ya, gak ada yg aneh & baru. Tapi qta mo nyoba mall yg belum pernah qta datangin bareng2. Maksudnya kali aja dulu waktu zamannya qta masih sendiri2 alias masih mudaan (hiks hiks hiks..) qta udah pernah ke mall tsb. Jadi kali ini qta cobain main ke Tamini Square, Pasaraya Grande dan Plaza Semanggi. Sorry ya, ternyata mall yg udah berdiri sejak qta mudaan cuman Pasaraya Grande doank, sedangkan yg lainnya emang beneran mall yg baru aja jadi tuh.

Ibu sih teteup semangat, cuman Daffa yg rada2 bingung, keknya dia udh hapal bener tuh ama jalan menuju MKG, jadinya rada binun krn jalannya kok skrg beda. "Kenapa qta lewat sini, Bu? Koq qta lewat atas sih, Bu?" Ya iyalah lewat atas, qta khan mo ke Tamini Square yg letaknya di deket Taman Mini, berarti kudu lewat toll dulu. Ternyata tuh Tamini biasa aja yah, banyak toko yg belum buka kecuali Carrefour. Tapi di sana ada tempat main anak2 yg namanya KidsZoo.. (weks, serem amat yah namanya..). Dgn bayar 8000rp, Def bisa maen di arena bermainnya selama setengah jam. Lumayan disana ada rumah2an, ada seluncuran, ada istana bola. Def betah tuh main di sana, gak mau diajak pulang, dan pas sampe rumah bilang kepengen main di situ lagi. Qta makan di McD, tapi sayangnya tempatnya rame banged ya, mungkin krn itu satu2nya tempat makan yg enak di situ kali yah.

Di Pasaraya Grande, Daffa lebih leluasa jalan, krn tempatnya lega dan pengunjungnya sepi. Jd dia qta lepas aja jalan sendirian selama msh berada di jangkauan mata. Ibu tuh kepengen cariin baju baru buat Daffa, cuman koq gak ada yg sreg ya, alias kalo gak kekecilan ya kegedean. Udh gituh Def selalu teriak kalo dia gak kepengen beli baju, keknya sih semua anak2 gak ada yg kepengen beli baju. Toys are their number one priority deh! So pas qta masuk ke counter mainan, baru deh tuh dia kelabakan sendiri, jadi gak mau diajak pulang, sampai qta tawarin makan pizza baru deh dia agak tenang. Dan sbg ortu yg konsisten dgn janji, jadilah qta makan pizza di food court-nya Pasaraya.

Besokannya qta coba ke Plaza Semanggi. Nah mall ini beneran baru nih buat qta bertiga. Sampe2 qta binun mo kemana, soale gak menguasai area. Jd asal jalan aja, dan sempat kelabakan waktu si Def tiba2 bilang mo pipis, Ibu ngegendong si Def sembari lari2an cari toilet umum, sembari bilang, "tahan Def, tahan Def..." Dan nih anak untungnya bisa nahan. Selesai putar2 mall sebentar (masalahna males mo mutar lama2 soale gak paham areanya hiks hiks hiks...) qta mampir ke Hoka2 Bento. Ini beneran lho si Def yg minta gara2 ngeliat iklan menu baru mereka di tv. Mmg sih dia mau makan menu itu, yaitu ebi furai alias udang goreng tepung, tapi gak mau pakai nasinya. Jadinya Ibu deh yg kena ngabisin nasinya.

Kesan2nya setelah menjajal dua mall baru, ternyata lebih enak main ke mall yg sudah qta kuasai areanya ya. Jd mo kemana2 tuh cepet & gak bingungan.

Play Group Hunting

Keknya udah waktunya si Def dimasukin ke sekolah, secara di rumah dia sendirian terus dan sehari2 cuman ditemenin ama Oma, dia juga makinan bandel dan gak nurut kalau disuruh. Def-nya sendiri juga udh kepengen banged sekolah. Tiap pagi dia sering lihat teman2nya pergi sekolah dan dia pun ikutan pakai sepatu dan tasnya dan bilang mo pergi ke sekolah. Setiap kali qta ngobrol soal sekolah pun Def selalu nimbrung dan bilang kalo dia mau banged sekolah. Kebetulan umurnya juga udh mo 3 tahun, jd keknya cocok kalo dimasukin PG tahun ajaran ini. Ibu sih ngarepnya si Def bisa lebih kalem dan manis kalo sudah sekolah, mainnya pun bisa lebih terarah daripada sekedar melempar2 mainan kemana2, nulisnya juga bisa lebih rapi daripada sekedar coret2 dinding rumah he he he... Tapi kok PG di deket2 rumah gak ada yg bagus ya... gak seperti yg Ibu bayangin tentang PG. Pencarian PG sih udah dimulai sejak awal tahun, mulai dari liat2 tempatnya sampe telpon2 minta informasi.

Ternyata biaya sekolah untuk PG yg bagus emang mahal ya... antara 1-5 juta-an lho, cuman utk PG yg masa belajarnya setahun doank! Fasilitasnya emang bagus dan komplet banged sih, tapi ya sayang aja yah...:P Trus belum tentu juga anaknya mau sekolah di situ. Pas udh mentok, Ibu nemuin jg PG yg lumayan, tempatnya memang agak jauh dari rumah, kesananya minimal harus naik angkot, tempatnya memang biasa aja, tapi harganya masih masuk akal lah.. 550 ribuan. Minggu lalu Ibu udh ambil formulirnya dan ambil contoh seragamnya. Kenapa mesti contoh?? Soale Ibu gak yakin tuh seragam muat ama si Def. Bener aja sih pas dicobain di rumah ternyata sempit. Walaupun si Def maksa kalo tuh seragam muat ama dia dan dia gak mau lepas tuh seragam. Pihak PG mo gantiin seragam dgn bahan aja, tapi qta harus jahit sendiri.

Mudah2an aja si Def beneran mau sekolah ya... takutnya kek anak2 yg lain, udah didaftarin mahal2 eh pas harinya malahan cuman mau masuk sekali dua kali.

Wednesday, April 11, 2007

Adek baru....

Ibu sempat kesel pas tau bahwa si Bunda Neti ternyata udh melahirkan... Masa' Ibu baru tau berita ini empat hari kemudian. Embat hari! Bukan sejam atau sehari kemudian, tapi Empat Hari! Itupun krna Ibu punya feeling so good mo sms si Bunda karna keknya waktu melahirkan dia udah deket. Eh... ternyata tuh Bunda udah di RSB & anaknya udah brojol pula!! Sambil ketawa2 dia bilang kalo dia udh sms, padahal tuh sms keknya nyasar entah kemana deh. Gak puas dgn marah2 ama si Bunda, Ibu melampiaskan marah2 pula ke si Nyenyen, knp dia gak ngabarin. Ya.. dia gak salah juga sih, krn bukan dia yg punya hajat. Di rumah pun Oma & Bapak kaget waktu Ibu khabarin, dgn rasa penasaran Oma langsung nelpon ke Padang malam itu juga, dan dibikin kaged lagi krn ternyata si Bunda malahan udh pulang ke rumah.

Jd ternyata si Bunda Neti itu sudah melahirkan putra pertamanya tanggal 25 Maret 2007, gak jelas juga jam berapa. Bunda dioperasi cesar krn air ketubannya udah kering sedangkan si bayi gak kunjung keluar. Bayinya itu diberi nama Muhammad Ruben Alfajri, BB-nya 3,1 kg, PB-nya 50 cm, dan katanya si Aunti sih tuh bayi lebih cakep dari Bunda-nya, he he he... Bunda sih pengennya anaknya keriting kek si Def, tapi ya mana bisa kalo ortunya rambutnya lurus selurus2nya gituh.

Eniwei, selamat datang ya Adik Ruben...